MUSYAWARAH MAHASISWA UNIVERSITAS HASANUDDIN (MM UH) II

Musyawarah Mahasiswa Universitas Hasanuddin (MM UH) II adalah sidang kedua yang diadakan untuk membahas mengenai Lembaga Kemahasiswaan tingkat universitas (Lema UH). MM UH II diikutioleh 8 fakultas yang telah bergabung dan menyetujui pembentukan Lema UH. Pada awal pembentukannya pada MM UH I. Fakultas yang telah bergabung dalam Lema UH yaitu Fakultas Kedokteran Gigi, Kedokteran, Kesehatan Masyarakata, Farmasi, Keperawatan, Peternakan, Hukum dan Teknik. Sejauh ini, MM UH II telah membahas mengenai Laporan pertanggung jawaban Badan Perwakilan Mahasiswa Universitas Hasanuddin (BPM UH) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Hasanuddin (BEM UH) dan sampai sejauh ini membahas mengenai rekonsiliasi mengenai ketergabungan organ atau fakultas lain yang belum tergabung dalam Lema UH.

Musyawarah Mahasiswa Universitas Hasanuddin II awalnya dibuka di Gedung Pertemuan Alumni yang dihadiri dalam via daring zoom meeting. Kemudian dilanjutkan di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Gowa dalam membahas agenda atau pleno yang akan dilaksanakan. Kegiatan MM UH II kembali dilanjutkan di Malino dan membahas mengenai pemilihan presidium sidang hingga laporan pertanggungjawaban dari BPM UH dan BEM UH. Setelah Lpj selesai, sidang MM UH II dipending dan dilanjutkan di Sudiang hingga saat ini MM UH II dilanjutkan di Gedung Pertemuan Alumni.

Adapun kondisi MM Unhas II untuk saat ini yaitu melakukan rekonsiliasi kembali terhadap LEMA di Unhas yang belum bergabung. Pada hari kamis, 11 maret 2021 telah dibuka kembali MM UH II untuk membahas terkait rekonsiliasi.Dalam sidang pekan lalu sempat terjadi kerusuhan yang membuat sidang kembali dipending hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Namun, terkait dengan kerusuhan yang terjadi pekan lalu saat MM UH II berlangsung, telah diselesaikan oleh Wakil Rektorat III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni sebagai pihak yang ingin melakukan mediasi.

Dengan adanya kerusuhan yang terjadi pada saat MM Unhas II diakibatkan oleh adanya pihak yang bersikap kurang baik dalam forum dengan melakukan gerakan tangan yang tidak sopan ke arah beberapa peserta forum saat itu, kemudian  diikuti dengan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pihak yang berbeda dikarenakan tidak diterima oleh adanya perlakuan tersebut. Adanya tindakan kekerasan dianggap tidak sesuai dengan etika dalam forum dan hal tersebut dianggap mencederai forum yang sedang berlangsung. Adanya perbedaan pendapat didalam sebuah forum merupakan hal yang lumrah terjadi. Oleh karena itu, peserta harus mampu mengontrol dirinya dalam hal memberikan dan menerima pendapat. Tindak kekerasan bukanlah jalan terbaik untuk menyelesaikan sebuah masalah.

Musyawarah Mahasiswa Universitas Hasanuddin  II telah kembali dibuka dan telah disetujui mekanisme ketergabungan bagi organ yang belum bergabung. Sejauh ini MM UH II akan dilanjutkan kembali setelah 8 organ KEMA UH telah membahas konstitusi dalam internal masing-masing lembaga fakultas. Harapan BEM FKG UH sebagai salah satu organ yang mengawal LEMA UH yaitu MM UH II dapat berjalan seterusnya hingga selesai tanpa adanya hambatan yang cukup merugikan serta tindakan yang mencederai sidang MM UH II dan MM UH II berjalan sesuai dialektika yang baik dalam forum persidangan.

Sumber :

Hasil wawancara peserta penuh musyawarah mahasiswa II Universitas Hasanuddin

Notulensi Musyawarah Mahasiswa II Universitas Hasanuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *