BEDAH BUKU “SEBUAH SENI UNTUK BERSIKAP BODO AMAT”

Pada Jumat, 18 Oktober 2019, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin (BEM FKG Unhas) kembali melaksanakan salah satu program kerjanya, yaitu bedah buku. Buku yang dipilih kali ini berjudul “Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat” yang ditulis oleh Mark Manson. Bedah buku ini dibawakan oleh Nur Raudhah Ihsaniyah Bialangi yang dilaksanakan di Ruang Premolar FKG Unhas dan diikuti oleh Keluarga Mahasiswa FKG Unhas angkatan 2016, 2017, dan 2018.

Pemateri, Ica Bialangi, memaparkan beberapa alasannya memilih buku berjumlah 224 halaman ini. Pertama, buku ini bisa mengajarkan kita tentang rahasia dari sedikit kunci kehidupan yang dapat kita pahami, seperti kehidupan yang baik bukan tentang memedulikan banyak hal, tetapi tentang memedulikan hal yang sederhana saja, hanya peduli tentang apa yang benar, mendesak, dan penting. Kedua, masa bodoh bukan berarti menjadi acuh tak acuh, masa bodoh berarti nyaman saat menjadi berbeda. Dan ketiga, untuk bisa mengatakan bodo amat pada kesulitan, pertama-tama kita harus peduli terhadap sesuatu yang jauh lebih penting dari kesulitan. “Satu kutipan yang bagus saya baca dibuku ini, yaitu “entah Anda sadari atau tidak, Anda selalu memilih sesuatu hal untuk diperhatikan”. Kutipan itu merupakan salah satu dari banyak kutipan yang menjadi alasan saya kenapa bisa tertarik menyelesaikan bacaan buku ini dan akhirnya dibedah,” jelas pemateri.

Menurut salah seorang peserta, Shafira Nurul Khaera, berdasarkan penjelasan pemateri tentang buku ini, ia sangat takjub dengan pemikiran dari penulis buku ini. “Sama seperti judulnya, buku ini menggambarkan seorang penulis yang extraordinary, berani melawan norma-norma yang ada demi untuk menjalani hidup yang baik menurutnya, berani menggagas pikirannya yang bahkan pikiran-pikiran itu tidak tergambarkan sebelumnya dari kebanyakan orang,” tutur Shafira.

 

Penulis: Beatriz Tresna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *