BEDAH BUKU “ORANG MISKIN DILARANG SAKIT”

Kegiatan bedah buku merupakan salah satu program kerja BEM FKG Unhas dengan tujuan meningkatkan daya kritis mahasiswa FKG Unhas dan sebagai salah satu cara efektif untuk menyampaikan pemikiran penulis atau pengarang buku. Dengan kegiatan bedah buku, proses pentransferan informasi dan pengetahuan yang ada dalam suatu buku bisa tersampaikan dengan baik kepada audiens yang hadir. Oleh karena itu, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin (BEM FKG Unhas) menggelar kegiatan bedah buku yang berjudul “Orang Miskin Dilarang Sakit” yang dibawakan oleh Muhammad Ihsan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis lalu (12/09) di Ruang Premolar FKG Unhas dengan jumlah peserta 70 orang yang berasal dari Keluarga Mahasiswa FKG Unhas angkatan 2016, 2017 dan 2018. Pemateri, Muhammad Ihsan, menerangkan alasan memilih buku karangan Eko Prasetyo sebagai tema bedah buku kali ini. Menurut Ihsan, alasan memilih buku tersebut dikarenakan melihat kondisi yang ada, yaitu Fakultas Kedokteran Gigi merupakan pencipta calon tenaga kesehatan di masa depan dan buku tersebut merupakan refleksi tentang sistem dan fasilitas kesehatan yang ada saat ini yang masih sulit dijangkau oleh rakyat.

Buku ini berisi sindiran halus kepada pihak terkait mengenai sistem kesehatan yang tidak adil dan diskriminatif terhadap masyarakat dengan ekonomi rendah. Adanya penyakit justru membuat banyak pihak yang terkait mendapat untung. Ditambah meningkatnya biaya obat dan rumah sakit tanpa adanya kontrol. “Jadi saya harapkan dengan (bedah buku) ini dapat membuka pandangan mahasiswa FKG tentang fasilitas kesehatan yang harusnya dijadikan institusi sosial bukan malahan diprivatisasi dan komersialisasi oleh berbagai pihak,” kata Ihsan.

 

Penulis: Beatriz Tresna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *